fer1972:

Colorful Oil Paintings by Leonid Afremov

967 notes 

Membiarkan rasa ini pergi

Membiarkan rasa ini pergi

(Source: timefliestoday)

9,144 notes 

Mulai membiasakan keseharianku tanpa kamu..

Mulai membiasakan keseharianku tanpa kamu..

(Source: silly-luv)

1,182 notes 

Berharap kamu menyapaku lagi “pagi”

Berharap kamu menyapaku lagi “pagi”

(Source: chandelierskies)

51,462 notes 

Yaaa kamu menghilang.. akupun dilemaa :’)

Yaaa kamu menghilang.. akupun dilemaa :’)

32,788 notes 

Pertemuan pun berakhir dimalam itu. Rasanya senang bisa bertemu dengan sosok lelaki yg sebelum nya hanya ku kenal lewat media sosial
Baru kali ini lagi aku dekat hingga bertemu padahal sebelumnya aku bertingkah cuek pda lelaki karena mungkin mulai merasa nyaman dengan kesendirianku
Rasa penasaran pun terhapuskan. Aku lega karena sikap dia tidak berbeda dengan keseharian yg selama ini aku kenal
Dia baik, ramah, dia bisa bikin aku nyaman dan asyik mengobrol

Hari hari kulewati seperti biasa.. dia tidak berubah seperti wahyu sebelum bertemu
Dia sering bercanda.. mulai mengisi kekosongan yang ada
Mulai tumbuh perasaan yg tak biasa namun aku tak ingin perasaan ini menjalar hingga akupun memutuskan untuk bersahabat dengannya dan iapun menggiyakan hal itu agar kita selalu menjaga hubungan ini dengan baik

Hingga waktu itu tiba, dimana handphonenya rusak. Komunikasi mulai terganggu
Namun dia masih bisa menghubungiku lewat pesan sms
Semenjak itu.. perhatiannya mulai berkurang.
Aku mencoba memahami ini.. namun semakin hari dia mulai berubah
Perhatiannya mulai berkurang.. semakin berkurang lalu menghilang begitu saja

Dilema mulai aku rasakan kala itu

Sempat dia sesekali memberiku kabar lewat pesan facebook hatipun senang ketika mulai kehilangan

Namun.. berbeda dengan yang kukira dia semakin berubah.. semakin jauh.. lagi lagi menghilang .. :’)

Kini kita jauh… ya *kitapun jauh*

Pertemuan pun berakhir dimalam itu. Rasanya senang bisa bertemu dengan sosok lelaki yg sebelum nya hanya ku kenal lewat media sosial
Baru kali ini lagi aku dekat hingga bertemu padahal sebelumnya aku bertingkah cuek pda lelaki karena mungkin mulai merasa nyaman dengan kesendirianku
Rasa penasaran pun terhapuskan. Aku lega karena sikap dia tidak berbeda dengan keseharian yg selama ini aku kenal
Dia baik, ramah, dia bisa bikin aku nyaman dan asyik mengobrol

Hari hari kulewati seperti biasa.. dia tidak berubah seperti wahyu sebelum bertemu
Dia sering bercanda.. mulai mengisi kekosongan yang ada
Mulai tumbuh perasaan yg tak biasa namun aku tak ingin perasaan ini menjalar hingga akupun memutuskan untuk bersahabat dengannya dan iapun menggiyakan hal itu agar kita selalu menjaga hubungan ini dengan baik

Hingga waktu itu tiba, dimana handphonenya rusak. Komunikasi mulai terganggu
Namun dia masih bisa menghubungiku lewat pesan sms
Semenjak itu.. perhatiannya mulai berkurang.
Aku mencoba memahami ini.. namun semakin hari dia mulai berubah
Perhatiannya mulai berkurang.. semakin berkurang lalu menghilang begitu saja

Dilema mulai aku rasakan kala itu

Sempat dia sesekali memberiku kabar lewat pesan facebook hatipun senang ketika mulai kehilangan

Namun.. berbeda dengan yang kukira dia semakin berubah.. semakin jauh.. lagi lagi menghilang .. :’)

Kini kita jauh… ya *kitapun jauh*

Semenjak kita berteman kita saling mengenal dan berbalas pesan bbm. 
Awalnya ini bermula dari keisenganku untuk mengenal seseorang lagi
Membuat kejenuhan ini sedikit terbuyarkan
Setiap harinya kita saling bertanya dan mengenal
Bertukar pikiran, bercanda dan berkomunikasi meski hanya lewat tulisan atau suara
Sebulan lebih lamanya aku mengenal wahyu
Dia baik, konyol dan tak buat bosan bila berbalas pesan
Rupanya hal ini telah menjadi kebiasaan untuk saling menghubungi
Hingga kami memutuskan untuk bertemu

Dia selalu memanggilku dengan sebutan nenk sebaliknya ku memanggilnya aa
Kita dekat meski blm pernah bertemu dan ternyata dunia sempit wahyu mengenal teman sekelasku waktu smk, dia bernama dea

Aku selalu bertanya dea bagaimna wahyu sebelum bertemu

Pulang, waktunya aku pulang kerumah.
Rasanya penasaran akan bertemu seseorang yang sebelumnya  blm aku temui
Senang.. rasanya senang akan bertemu dengan seseorang yang menurutku baik dan mengisi hariku beberapa waktu ini

Tepatnya bulan juni.. Sore kita akan saling bertemu jam 4
We’ll meet ~

Tak kuduga waktu itu hampir datang, aku sempat ketiduran. Aku siap siap aku buru buru aku menunggu..
Hingga waktu menunjukan pukul 4
Dia tidak datang~
Feel so dissapointed :(
Aku kecewa.. aku tersenyum.. aku tak apa..

Senja hampir pulang ke peraduannya
Wahyu mengirim pesan
Dia ketiduran.. ya aku paham
Dia sakit.. aku tersenyum
Mungkin blm waktunya bertemu

Namun dunia berkata lain.. dia memutuskan tetap bertemu
Kita bertemu, wahyu melihatku aku melihatnya ya kita bertemu. Saling mengenal bercanda

Malam itu *kita bertemu*

Semenjak kita berteman kita saling mengenal dan berbalas pesan bbm.
Awalnya ini bermula dari keisenganku untuk mengenal seseorang lagi
Membuat kejenuhan ini sedikit terbuyarkan
Setiap harinya kita saling bertanya dan mengenal
Bertukar pikiran, bercanda dan berkomunikasi meski hanya lewat tulisan atau suara
Sebulan lebih lamanya aku mengenal wahyu
Dia baik, konyol dan tak buat bosan bila berbalas pesan
Rupanya hal ini telah menjadi kebiasaan untuk saling menghubungi
Hingga kami memutuskan untuk bertemu

Dia selalu memanggilku dengan sebutan nenk sebaliknya ku memanggilnya aa
Kita dekat meski blm pernah bertemu dan ternyata dunia sempit wahyu mengenal teman sekelasku waktu smk, dia bernama dea

Aku selalu bertanya dea bagaimna wahyu sebelum bertemu

Pulang, waktunya aku pulang kerumah.
Rasanya penasaran akan bertemu seseorang yang sebelumnya blm aku temui
Senang.. rasanya senang akan bertemu dengan seseorang yang menurutku baik dan mengisi hariku beberapa waktu ini

Tepatnya bulan juni.. Sore kita akan saling bertemu jam 4
We’ll meet ~

Tak kuduga waktu itu hampir datang, aku sempat ketiduran. Aku siap siap aku buru buru aku menunggu..
Hingga waktu menunjukan pukul 4
Dia tidak datang~
Feel so dissapointed :(
Aku kecewa.. aku tersenyum.. aku tak apa..

Senja hampir pulang ke peraduannya
Wahyu mengirim pesan
Dia ketiduran.. ya aku paham
Dia sakit.. aku tersenyum
Mungkin blm waktunya bertemu

Namun dunia berkata lain.. dia memutuskan tetap bertemu
Kita bertemu, wahyu melihatku aku melihatnya ya kita bertemu. Saling mengenal bercanda

Malam itu *kita bertemu*

Seketika handphone berbunyi dalam suasana sepi. Kubuka dan tak lama kulihat sebuah notifikasi pesan facebook muncul menandakan sebuah pesan masuk. Dengan rasa penasaran akupun membukanya. Sebuah pesan masuk itu rupanya dari akun bernama *wahyu ramadhan*
Malam itu rupanya bosan melekat dalam benak. Pesan pesan yg sebelumnya selalu kuabaikan kali ini pesan masuk baru itupun aku balas. Isinya tak asing menanyakan alamat dan sapa kenal, kitapun mulai saling balas chat kemudian aku off
Beberapa hari kemudian datang notifikasi dari bbm, kali ini sebuah undangan baru. Undangan baru tersebut bernama *wahyu ramadhan*
Rasanya tak asing aku membaca nama itu, tak pikir panjang aku accept dan kitapun mulai berteman~
A : Salam kenal aku wahyu
B : salam kenal juga aku lisna

Ya ku ulang sekali lagi kataku *kita mulai berteman*

Sepintas jejakmu

Assalamualaikum :)

Assalamualaikum :)